Dinas Pendidikan Barito Timur Gelar Rakor dan Sosialisasi E-Ijazah Bagi Kepala SMP: Wujud Komitmen Menuju Pendidikan Berkualitas dan Transparan

Oleh: Paulinus Teensian Mangko

IWARAINFO.COM, Tamiang Layang — Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan serta memperkuat sistem evaluasi pembelajaran yang akuntabel dan transparan, Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur melaksanakan Rapat Koordinasi Kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Tingkat Satuan Pendidikan sekaligus Sosialisasi E-Ijazah bagi 32 Kepala Sekolah jenjang SMP se-Kabupaten Barito Timur yang dilaksanakan di aula Dinas Pendidikan pada Rabu 21 Mei 2025.

Pada acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Sabai, S.Pd., M.M., Kepala Bidang, Kepala Seksi, Koordinator Pengawas SMP, serta seluruh staf Bidang Pembinaan Pendidikan SMP (PPSMP).

Ketua Panitia, Lia Damayanti, S.Pd., M.M., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait pelaksanaan asesmen sumatif akhir di tingkat satuan pendidikan SMP. "Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan informasi penting terkait implementasi E-Ijazah serta membahas permasalahan yang mungkin muncul selama proses asesmen berlangsung," jelasnya.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Sabai, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya refleksi terhadap keberhasilan pembinaan dan pendidikan siswa melalui asesmen sumatif. “Pelaksanaan asesmen ini harus dilakukan secara baik, transparan, dan adil. Ini bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sabai juga berharap rakor ini dapat menjadi forum strategis untuk menyepakati langkah-langkah konkrit yang akan diambil demi kelancaran pelaksanaan asesmen. Ia menambahkan, tahun ini merupakan momentum penting karena dimulainya penerapan E-Ijazah, sistem digitalisasi ijazah yang menjadi terobosan baru dalam administrasi pendidikan.

Narasumber dalam kegiatan ini, Lilia Ariani, S.Kom., menyampaikan bahwa sebelum adanya E-Ijazah, ijazah diterbitkan secara fisik dan mengandalkan proses manual, mulai dari pengisian data, pencetakan, hingga penyimpanan arsip. Kini, dengan sistem E-Ijazah, proses tersebut beralih ke platform digital yang lebih efisien, aman, dan mudah diakses.

Ia menjelaskan sejumlah poin penting seperti: kebijakan dan manfaat E-Ijazah, pentingnya akurasi dan verifikasi data, serta tahapan penginputan hingga unggah data ke sistem. "E-Ijazah tidak hanya efisien, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam digitalisasi layanan publik di bidang pendidikan," ujarnya. (PTM)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Gelar Acara Perpisahan Honorer Lulus PPPK dan Penyambutan ASN Baru

Kemenkes Terbitkan Edaran Waspada Kenaikan Kasus COVID-19 Asia, Indonesia Diminta Siaga

Relawan Barito Timur, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang Selalu Siaga Menolong Sesama