Postingan

Menampilkan postingan dengan label Vatikan

KONKLAF: PROSES PEMILIHAN PAUS PADA GEREJA KATOLIK

Gambar
Paulinus Teensian Mangko IWARAINFO.BLOGSPOT.COM — Konklaf adalah proses tertutup dan sakral yang digunakan untuk memilih Paus baru dalam Gereja Katolik. Istilah "konklaf" berasal dari bahasa Latin cum clave, yang berarti "dengan kunci", mencerminkan praktik mengunci para kardinal dalam Kapel Sistina di Vatikan hingga mereka memilih Paus baru.  Proses Konklaf Setelah wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April 2025, konklaf dijadwalkan dimulai sekitar dua hingga tiga minggu kemudian, memberikan waktu untuk masa berkabung selama sembilan hari dan memungkinkan para kardinal dari seluruh dunia tiba di Vatikan.   Pemilihan dilakukan di Kapel Sistina, di mana para kardinal berkumpul dalam suasana tertutup. Setiap hari, hingga empat pemungutan suara dapat dilakukan. Seorang kandidat harus memperoleh dua pertiga dari total suara untuk terpilih sebagai Paus. Setelah setiap pemungutan suara, surat suara dibakar, dan asap yang dihasilkan menjadi tanda bagi dunia: asap hitam me...

PAUS LEO XIV DALAM REGINA COELI: SERUAN TEGAS UNTUK PERDAMAIAN DUNIA

Gambar
Oleh: Paulinus Teensian Mangko VATIKAN, iwarainfo.blogspot.com – Dalam penampilan publik pertamanya untuk doa Regina Coeli pada hari Minggu, 11 Mei 2025, Paus Leo XIV menyerukan dengan lantang agar dunia meninggalkan perang selamanya. Dari jendela Istana Apostolik, ia menyampaikan pesan perdamaian kepada ribuan umat yang memadati Lapangan Santo Petrus dan jutaan pemirsa di seluruh dunia. “Jangan pernah lagi perang!” seru Paus, mengutip kata-kata penuh makna dari pendahulunya, Paus Fransiskus. Ia menggambarkan situasi dunia saat ini sebagai “perang dunia ketiga yang terpecah-pecah,” dan menekankan pentingnya menghentikan konflik demi menyelamatkan kemanusiaan. Kepedulian untuk Ukraina dan Gaza Dalam pidatonya, Paus Leo XIV mengenang akhir Perang Dunia Kedua yang terjadi 80 tahun silam, menyoroti dampak dahsyatnya yang menelan 60 juta jiwa. Ia kemudian menyoroti konflik yang masih berkecamuk di era modern, dimulai dari Ukraina. “Saya membawa dalam doa saya penderitaan rakyat Ukraina. ...