Purbaya vs Sri Mulyani: Dua Wajah Menteri Keuangan, Dua Gaya Mengelola Ekonomi
Oleh: Paulinus Teensian Mangko Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampil dengan gaya berbeda. Ia melontarkan kritik terbuka kepada para direktur utama bank-bank BUMN yang menurutnya terlalu nyaman, malas berpikir kreatif, dan lebih senang bermain aman. Bahkan, dengan nada satir, ia menyebut para bankir mungkin lebih sering menghabiskan Sabtu-Minggu di lapangan golf ketimbang memutar otak mencari terobosan pembiayaan. Kritik itu muncul setelah pemerintah menggelontorkan dana Rp200 triliun dalam bentuk deposito ke bank-bank pelat merah. Harapannya sederhana: dengan dana murah ini, bank akan lebih agresif menyalurkan kredit ke sektor produktif, mendorong proyek unggulan pemerintah, dan pada akhirnya menumbuhkan ekonomi. Di atas kertas, logika Purbaya tampak mulus. Namun, realitas ekonomi tidak sesederhana itu. Jika memang mudah, tentu sudah lama dilakukan oleh pendahulunya, Sri Mulyani, yang justru dikenal sangat berhati-hati dan realistis dalam mengelola fiskal maupun kebijakan perban...