Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kenaikan Kasus COVID-19 Asia

Waspada Covid-19 Gelombang Baru: Jangan Ulangi Kesalahan Lama

Gambar
Oleh: Paulinus Teensian Mangko Kementerian Kesehatan Republik Indonesia baru saja menerbitkan Surat Edaran terkait peningkatan kewaspadaan terhadap Covid-19. Bukan tanpa alasan, lonjakan kasus yang mulai terlihat di negara-negara tetangga seperti Thailand, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia menjadi alarm dini bagi Indonesia. Meskipun kondisi dalam negeri masih relatif aman, langkah proaktif ini patut diapresiasi. Namun, pertanyaannya: akankah kita, sebagai masyarakat, kembali abai setelah merasa “aman”? Data Kemenkes menunjukkan kabar baik: hanya 3 kasus Covid-19 tercatat pada pekan ke-20, turun drastis dari 28 kasus di pekan sebelumnya. Tapi di balik angka rendah ini, tersembunyi bahaya laten—mobilitas tinggi, lemahnya kedisiplinan protokol kesehatan, serta rasa kebal yang salah kaprah karena sudah divaksin atau karena varian baru dianggap “ringan”. Kita pernah berada di titik terburuk. Gelombang demi gelombang varian memukul sistem kesehatan, merenggut banyak nyawa, dan membuat ekono...

Kemenkes Terbitkan Edaran Waspada Kenaikan Kasus COVID-19 Asia, Indonesia Diminta Siaga

Gambar
Oleh: Paulinus Teensian Mangko Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit menerbitkan Surat Edaran Nomor SR.03.01/C/1422/2025 tentang Kewaspadaan terhadap Peningkatan Kasus COVID-19. Edaran ini ditujukan kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, UPT Kekarantinaan dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat, Direktur Rumah Sakit, serta Kepala Puskesmas di seluruh Indonesia. Penerbitan edaran ini dilatarbelakangi oleh tren peningkatan kasus COVID-19 di sejumlah negara Asia seperti Thailand, Hongkong, Malaysia, dan Singapura. Meski tingkat penularan dan angka kematian tetap rendah, varian-varian baru seperti XEC, JN.1, LF.7, dan NB.1.8 mulai mendominasi. Indonesia Masih Aman, Tapi Tetap Waspada Situasi COVID-19 di Indonesia sendiri per minggu ke-20 tahun 2025 menunjukkan penurunan signifikan, dari 28 kasus pada minggu ke-19 menjadi hanya 3 kasus, dengan positivity rate 0,59%. Varian yang beredar di tanah air saat ini adalah MB.1.1. Meski demik...