100 Guru Ikuti Pelatihan Metode Deep Learning di Barito Timur

Oleh: Paulinus Teensian Mangko


TAMIANG LAYANG, iwarainfo.blogspot.com — Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur bekerja sama dengan Hasnur Centre sukses menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru dalam Metode Pengajaran Deep Learning, Kamis (8/5), di Aula Dinas Pendidikan Barito Timur.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 guru dari berbagai jenjang pendidikan, terdiri dari 11 guru Taman Kanak-Kanak (TK), 57 guru Sekolah Dasar (SD), dan 32 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelatihan menghadirkan narasumber utama Danang Bagus Yudistira, M.Sc., yang saat ini menjabat sebagai Deputy Director of HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services.

Dalam sambutan Kepala Dinas Pendidikan Barito Timur, Sabai, S.Pd., M.M., yang dibacakan oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan SMP, Erik Bimantara, S.Pd., M.M., disampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat mendorong para guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih mendalam, bermakna, dan mampu mengembangkan karakter serta kemampuan peserta didik.

"Melalui metode deep learning, guru diharapkan mampu membantu peserta didik memahami materi secara mendalam, berpikir kritis, serta mengelola informasi dengan bijak," ujar Erik.


Secara terpisah, Erik Bimantara menjelaskan bahwa pelatihan ini memiliki empat tujuan utama, yakni:

  1. Menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam, kritis, dan bermanfaat.

  2. Meningkatkan pembelajaran dengan menghubungkan antara teori dan praktik.

  3. Memberikan kemudahan bagi guru dalam mendorong peserta didik berpikir kritis dan kreatif.

  4. Menjadi inspirasi bagi guru untuk terus berinovasi dalam pembelajaran.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Selain sesi materi, HAFECS melalui perwakilannya, Hafidz Ridha Try Sjahputra, M.InternalRel., CLMA—selaku Head of Partnership Department—menyampaikan bahwa kegiatan serupa telah dilaksanakan di beberapa wilayah lain, seperti Kabupaten Barito Selatan, Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Kapuas. Ke depan, program ini juga direncanakan menyasar Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Katingan.

"Semua kegiatan ini berada di bawah koordinasi HAFECS, yang secara khusus bergerak di bidang teknologi pendidikan. Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan metode deep learning," jelas Hafidz.

Dalam rangka mendukung pembelajaran, HAFECS juga menyediakan berbagai buku edukatif yang dijual selama acara berlangsung. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Gelar Acara Perpisahan Honorer Lulus PPPK dan Penyambutan ASN Baru

Kemenkes Terbitkan Edaran Waspada Kenaikan Kasus COVID-19 Asia, Indonesia Diminta Siaga

WFH ASN Bartim Bukan Libur! Ini Aturan Lengkap dari Bupati