Macam-Macam Pupuk Kandang: Mana yang Lebih Baik?

Oleh: Paulinus Teensian Mangko

IWARAINFO.BLOGSPOT.COM - Pupuk kandang adalah pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan dan bahan organik lain seperti urin, sisa pakan, atau jerami. Pupuk ini kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tanaman, sekaligus membantu memperbaiki struktur tanah. Namun, tidak semua pupuk kandang memiliki kualitas dan kandungan yang sama. Berikut adalah beberapa jenis pupuk kandang yang umum digunakan beserta kelebihan dan kekurangannya.

1. Pupuk Kandang Sapi

Kelebihan:

  • Kaya bahan organik yang bagus untuk memperbaiki struktur tanah.
  • Kandungan nitrogen relatif stabil, cocok untuk tanaman jangka panjang.
  • Tidak terlalu panas bagi tanaman, sehingga aman meski digunakan langsung.

Kekurangan:

  • Kandungan unsur hara (N, P, K) lebih rendah dibanding pupuk kambing atau ayam.
  • Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk terurai dan diserap tanaman.

2. Pupuk Kandang Kambing

Kelebihan:

  • Lebih kering dan mudah diangkut.
  • Mengandung lebih banyak unsur kalium dan fosfor dibandingkan pupuk sapi.
  • Lebih cepat terurai dalam tanah.

Kekurangan:

  • Lebih panas, sehingga harus melalui proses fermentasi atau pengomposan terlebih dahulu agar tidak “membakar” tanaman.
  • Bisa mengandung banyak biji gulma jika tidak diproses dengan baik.

3. Pupuk Kandang Ayam

Kelebihan:

  • Memiliki kandungan nitrogen yang sangat tinggi, baik untuk pertumbuhan daun.
  • Cepat memberikan efek kesuburan pada tanaman.
  • Ideal untuk tanaman sayuran dan tanaman berumur pendek.

Kekurangan:

  • Sangat panas dan bisa merusak tanaman jika tidak dikomposkan dengan benar.
  • Bisa mengandung amonia yang tinggi, berisiko menimbulkan bau menyengat dan pencemaran.

Mana yang Lebih Baik?

Tidak ada satu jenis pupuk kandang yang terbaik untuk semua kondisi. Pemilihan jenis pupuk sebaiknya disesuaikan dengan jenis tanaman, kondisi tanah, serta kebutuhan unsur hara. Secara umum:

  • Pupuk ayam cocok untuk tanaman sayur cepat panen.
  • Pupuk kambing bagus untuk lahan kering dan tanaman buah.
  • Pupuk sapi ideal untuk perbaikan jangka panjang tanah pertanian.

Yang terpenting, semua jenis pupuk kandang sebaiknya difermentasi terlebih dahulu untuk mengurangi patogen, menghilangkan bau, dan meningkatkan efektivitas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Gelar Acara Perpisahan Honorer Lulus PPPK dan Penyambutan ASN Baru

Kemenkes Terbitkan Edaran Waspada Kenaikan Kasus COVID-19 Asia, Indonesia Diminta Siaga

Relawan Barito Timur, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang Selalu Siaga Menolong Sesama