Evaluasi Program MBG di Bartim, Sekda Tekankan Koordinasi dan Pengawasan
Oleh: Paulinus Teensian Mangko
Pemkab Barito Timur bahas kesiapan dapur, distribusi makanan, hingga pengelolaan limbah agar program berjalan aman dan optimal
IWARAINFO.COM, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (4/3/2026), di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur.
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Barito Timur, Misnohartaku, dan dihadiri unsur Forkopimda yang diwakili Pabung, Kasat Intel Polres, serta Kasi Datun Kejaksaan. Turut hadir para Asisten dan Staf Ahli Setda, sejumlah kepala OPD terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, RSUD Tamiang Layang, Koordinator MBG Bartim, serta para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Barito Timur.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis pelaksanaan program menjadi bahan evaluasi bersama. Mulai dari tahapan persiapan, proses memasak, pengepakan makanan, hingga distribusi kepada para penerima manfaat.
Asisten I Setda Bartim, Ari Panan, menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar serta meminimalkan potensi permasalahan di lapangan.
“Kami mencermati kembali seluruh tahapan kerja tim, mulai dari persiapan, proses memasak, pengepakan hingga pendistribusian makanan kepada para penerima manfaat agar pelaksanaan program ini benar-benar berjalan optimal dan sesuai ketentuan,” ujar Ari Panan.
Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan limbah di dapur maupun di lingkungan sekolah menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan program tersebut.
“Pengelolaan limbah, baik di dapur maupun di sekolah, harus diperhatikan dengan baik. Begitu juga dengan ketersediaan sarana pendukung seperti listrik, air bersih, dan instalasi pengolahan air limbah agar standar kebersihan dan kesehatan tetap terjaga,” katanya.
Selain itu, rapat juga membahas jumlah penerima manfaat yang di beberapa titik telah melampaui kapasitas layanan SPPG. Kebersihan peralatan memasak dan ompreng, baik sebelum maupun sesudah digunakan, turut menjadi perhatian bersama.
Kesiapan penanganan kesehatan juga menjadi salah satu fokus pembahasan. Dinas Kesehatan bersama RSUD Tamiang Layang memaparkan kesiapan tenaga medis dan peralatan apabila terjadi situasi darurat.
Di sisi lain, penanganan limbah domestik dan sampah juga dibahas secara menyeluruh, termasuk peran aktif sekolah serta dukungan orang tua dalam menyukseskan program tersebut.
Perwakilan Forkopimda turut memberikan sejumlah masukan, antara lain pentingnya koordinasi apabila muncul permasalahan di lapangan, evaluasi terhadap pemasok bahan makanan, serta kelengkapan perizinan seperti sertifikat SPPG dan SPPL.
Sekretaris Daerah Bartim, Misnohartaku, menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG memerlukan kerja sama semua pihak. “Program MBG ini merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh pihak harus memahami ketentuan yang berlaku dan segera berkoordinasi jika menemukan kendala di lapangan,” tegasnya.
Ia juga meminta para camat hingga jajaran di tingkat kelurahan dan desa untuk aktif melakukan pemantauan agar program berjalan dengan baik. “Saya minta para camat bersama jajaran hingga tingkat desa dan kelurahan ikut melakukan monitoring secara aktif, sehingga pelaksanaan program ini tetap aman, tertib, dan tepat sasaran,” tambah Misnohartaku.
Melalui evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat semakin tertata, profesional, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (PTM)

Komentar
Posting Komentar