Sosialisasi PAUD-HI 2026, Dinas Pendidikan Bartim Dorong Layanan Anak Usia Dini Terpadu

Oleh: Paulinus Teensian Mangko

Penguatan layanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan menjadi fokus pengembangan PAUD Holistik-Integratif di Barito Timur.

IWARAINFO.COM, Barito Timur — Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur melalui Bidang Pembinaan PAUD dan PNF melaksanakan Sosialisasi Penyelenggaraan Proses Belajar PAUD melalui Pengembangan PAUD Holistik-Integratif (PAUD-HI) Tahun 2026, Kamis (27/8/2026), bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur.
Kegiatan tersebut diikuti 115 peserta yang berasal dari satuan pendidikan jenjang PAUD, yakni Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) se-Kabupaten Barito Timur. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan kapasitas satuan pendidikan dalam memberikan layanan PAUD secara menyeluruh dan terpadu.
Dalam laporan ketua panitia yang disampaikan Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Indriati Migang, S.T., M.M., disampaikan bahwa pengembangan PAUD-HI diarahkan untuk memastikan anak usia dini memperoleh layanan esensial secara utuh.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah agar seluruh anak usia dini di Kabupaten Barito Timur mendapat layanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan anak yang optimal,” ujar Indriati.
Ia menjelaskan, melalui sosialisasi tersebut satuan pendidikan diharapkan semakin memahami kebutuhan esensial anak usia dini, yang mencakup kesehatan dan gizi, rangsangan pendidikan, pembinaan moral dan emosional, serta pengasuhan.
Menurutnya, pengembangan PAUD-HI juga menjadi bagian penting dalam pencapaian target pemenuhan layanan esensial PAUD-HI di Kabupaten Barito Timur. Hingga tahun 2025, tercatat 91 satuan pendidikan telah memenuhi delapan indikator PAUD-HI sekaligus melaksanakan kerja sama atau MoU dengan lembaga terkait. Jumlah tersebut mencapai sekitar 49,9 persen dari 184 satuan pendidikan PAUD di Kabupaten Barito Timur.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, H. Bunyamin, S.T., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan memiliki peran dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui penyelenggaraan layanan PAUD-HI.
“Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, Dinas Pendidikan mempunyai tugas dan peran dalam percepatan penurunan stunting melalui penyelenggaraan layanan PAUD-HI kepada lembaga jenjang PAUD,” kata Bunyamin.
Ia menegaskan, target pemenuhan layanan esensial PAUD-HI pada tahun 2029 menjadi salah satu perhatian yang perlu terus didorong bersama oleh seluruh satuan pendidikan dan pemangku kepentingan.
“PAUD-HI memiliki peran sangat menentukan dalam upaya pencegahan stunting melalui praktik pengasuhan yang sensitif melalui edukasi dan konseling gizi terhadap orang tua dan juga di satuan pendidikan jenjang PAUD,” jelasnya.
Bunyamin juga berharap satuan pendidikan yang menjadi lokus penyelenggaraan PAUD-HI dapat berperan sebagai agen perubahan dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Satuan pendidikan sebagai lokus dari penyelenggara PAUD-HI menjadi agen perubahan yang efektif, dengan harapan ke depan dapat mencapai potensi maksimal serta mendukung tumbuh kembang anak, kesehatan dan kecerdasan serta berkontribusi terhadap penurunan stunting,” ungkapnya.
Selain itu, PAUD-HI diharapkan menjadi pijakan awal yang kuat bagi anak dalam melanjutkan proses pendidikan pada jenjang berikutnya, terutama dalam mengembangkan potensi, motivasi, pengetahuan, dan keterampilan dasar.
Bunyamin menyampaikan apresiasi kepada panitia dan narasumber yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan serius agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.
Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur. Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan berharap implementasi PAUD-HI di seluruh satuan pendidikan PAUD semakin kuat, terpadu, dan mampu memberikan layanan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. (PTM)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

WFH ASN Bartim Bukan Libur! Ini Aturan Lengkap dari Bupati

Bupati M. Yamin Tegaskan Batas Wewenang Perbaikan Jalan

580 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Sapta Prasetyo: Status Ini Sementara