Rapor Pendidikan PAUD Jadi Fokus Bimtek Dinas Pendidikan Barito Timur

Oleh: Paulinus Teensian Mangko

Indriati: Rapor Pendidikan Membantu Satuan PAUD Mengukur Mutu dan Capaian Standar Nasional Pendidikan

IWARAINFO.COM, Tamiang Layang — Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur melalui Bidang Pembinaan PAUD dan PNF melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Peningkatan Kapasitas Bidang Pendidikan melalui Pemanfaatan Rapor Pendidikan Jenjang PAUD Tahun 2026, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur tersebut diikuti oleh kepala sekolah dan guru jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), khususnya Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB).

Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Aty Muyassaroh dari BPMP Provinsi Kalimantan Tengah. Pelatihan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman satuan pendidikan dalam memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai salah satu instrumen untuk melihat kondisi dan mutu pendidikan di satuan PAUD.

Sebelum membuka kegiatan secara resmi, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Indriati, menyampaikan bahwa pemanfaatan Rapor Pendidikan perlu dikaitkan dengan capaian Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Dalam sambutannya, Indriati menjelaskan bahwa standar pendidikan menjadi salah satu dasar dalam melihat mutu pendidikan yang dicapai oleh satuan pendidikan.

“Sesuai dengan Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025 tentang standar kelulusan pada PAUD dan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2025 tentang standar isi PAUD, yang merupakan bagian dari Standar Nasional Pendidikan selain Permendikbudristek lainnya yang mengatur standar proses, penilaian, sarana dan prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan,” ujar Indriati.

Menurutnya, capaian berbagai standar tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan bagaimana mutu pendidikan pada satuan pendidikan, termasuk pada jenjang PAUD.

“Capaian Standar Nasional Pendidikan inilah yang menentukan bagaimana mutu pendidikan di satuan pendidikan, khususnya pada jenjang PAUD,” lanjutnya.

Indriati berharap peserta tidak hanya memahami cara membaca Rapor Pendidikan, tetapi juga mampu menggunakannya untuk melihat kondisi satuan pendidikan secara lebih objektif dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.

Ia menyampaikan, salah satu manfaat yang diharapkan dari pelatihan tersebut adalah meningkatnya pemahaman peserta terhadap capaian Standar Nasional Pendidikan, termasuk mengetahui posisi satuan pendidikan terhadap berbagai indikator SNP.

Selain itu, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi mutu pendidikan pada satuan pendidikan yang diampunya melalui Rapor Pendidikan. Dengan demikian, kepala sekolah dan guru dapat menganalisis kondisi sekolah saat ini serta membandingkannya dengan target capaian Standar Nasional Pendidikan.

“Harapan saya, setelah selesai mengikuti kegiatan pelatihan Rapor Pendidikan ini, dikaitkan dengan Standar Nasional Pendidikan, peserta dapat memperoleh manfaat dan mampu memahami posisi satuan pendidikan terhadap indikator-indikator Standar Nasional Pendidikan,” kata Indriati.

Ia juga mendorong seluruh peserta agar mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan di satuan pendidikan masing-masing.

“Kepada semua peserta Bimtek/Pelatihan, saya ucapkan selamat mengikuti kegiatan ini dengan seksama sampai selesai dan mengimplementasikan hasil pelatihan ini bagi satuan pendidikannya,” pungkasnya.

Kegiatan Bimtek tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan kepala sekolah dan guru PAUD dalam membaca, memahami, dan memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai dasar untuk melakukan evaluasi serta merencanakan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. (PTM)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WFH ASN Bartim Bukan Libur! Ini Aturan Lengkap dari Bupati

Bupati M. Yamin Tegaskan Batas Wewenang Perbaikan Jalan

580 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Sapta Prasetyo: Status Ini Sementara